Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Diskusi Repositori Institusi di ITB

14 Agustus, di DTSI ITB

Diskusi Repositori Institusi di ITB

  1. 1. Ismail Fahmi, PhD. PT Media Kernels Indonesia Ismail.fahmi@gmail.com Diskusi DSTI ITB Gedung CRCS ITB, Bandung 14 Agustus 2017 Membangun Repositori ITB Integrasi dengan Indonesia OneSearch dan Media Sosial
  2. 2. 2 1992 – 1997 S1, Teknik Elektro, ITB 2003 – 2004 S2, Computational Linguistics, Universitas Groningen, Belanda 2004 – 2009 S3, Computational Linguistics, Universitas Groningen, Belanda 2000 – 2003 Inisiator IndonesiaDLN (Digital Library Network pertama di Indonesia) Mengembangkan Ganesha Digital Library (GDL) Mendirikan Knowledge Management Research Group (KMRG) ITB Membangun Digital Library ITB 2009 – Sekarang Engineer di Weborama, Perusahaan berbasis big data (Paris/Amsterdam) 2012 – Sekarang Co-Founder Awesometrics, Media Monitoring & Analytics Company 2014 – Sekarang Founder PT. Media Kernels Indonesia, a Natural Language Processing Company 2015 – Sekarang Konsultan Perpustakaan Nasional, Inisiator Indonesia OneSearch Ismail Fahmi, PhD. Ismail.fahmi@gmail.com
  3. 3. Trends in higher education branding and marketing 3 Institutions are dedicating far more attention to branding and marketing than in previous years
  4. 4. The largest area of innovation 4 is online and digital space A recent survey by the University of Massachusetts Dartmouth indicated that nearly 100 percent of institutions polled use some form of social media as part of their marketing and overall operations.
  5. 5. The most important tools for social and online marketing 5 is an effective and intuitive website, which should be considered the “ultimate brand statement” for an institution
  6. 6. Cost effective approach 6 heavily centered on the use of technology
  7. 7. Google Analytics 7 1 Nov 2015 – 1 Nov 2016
  8. 8. Social and Digital 8 greater use of social media and digital platforms
  9. 9. On Twitter 9
  10. 10. Twitter Followers 10 0 200,000 400,000 600,000 800,000 1,000,000 1,200,000
  11. 11. Twitter Mentions 11
  12. 12. PF Chart 12
  13. 13. Membaca Topik Percakapan: Hashtags (PT Luar Negeri) Twitter 13
  14. 14. @mit 14
  15. 15. Harvard (@Harvard) 15
  16. 16. @Stanford 16
  17. 17. @univgroningen 17
  18. 18. Hashtag PT Dalam Negeri Twitter 18
  19. 19. @itbofficial 19
  20. 20. @univ_indonesia 20
  21. 21. @UGMYogyakarta 21
  22. 22. Social Network Analysis Twitter 22
  23. 23. 23
  24. 24. 24
  25. 25. 25
  26. 26. 26
  27. 27. Indonesia OneSearch 27
  28. 28. Open Access Discovery System 28 To have a robust national open access repository discovery system INDONESIA Discovery System
  29. 29. Discovery System di Indonesia 29 Katalog Buku E-Journal Open Repository Multi Sektor Discontinued
  30. 30. Tantangan di Level Institusi • Belum semua institusi perguruan tinggi mengijinkan open access terhadap koleksi full teks yang dimiliki. • Kekhawatiran: • Akan diplagiat oleh orang lain, • Atau takut ditemukan plagiat di dalam karyanya. • Butuh endorsement atau aturan yang mewajibkan yang lebih kuat dari Pemerintah agar semua institusi membuka akses terhadap full teks yang bisa dibaca oleh publik. 30
  31. 31. Kontribusi Open Access di Perpustakaan 31 Electroic Theses and Dissertation (ETD) dan Jurnal menyumbang traffic tertinggi.
  32. 32. Tentang Indonesia OneSearch • Situs: onesearch.id • IOS adalah sebuah open access discovery system level nasional. • Sebuah program dari Perpustakaan Nasional RI: • Dukungan infrastruktur, sumber daya manusia, teknologi, dan layanan. • Perpusnas menjamin keberlanjutan program. • Misi: • Empowering Discovery and Innovation • Untuk seluruh sektor: • Perpustakaan, arsip, museum, galeri, dan science park. • Integrasi: • Katalog, repositori institusi, dan e-resource yang dilanggan Perpusnas. 32
  33. 33. Road Map IOS 33 Tahap 1 (2015): OneSearch Portal OneSearch Portal (Bibliografi) • Software Indonesia OneSearch • Harvesting data bibliografi • Protokol standard OAI-PMH • Repository: Katalog buku, Jurnal Online, Repositori digital Tahap 2 (2016-2017): Text Analysis Text Analysis (Full Teks) • Crawling fullteks (PDF) TA, tesis, disertasi, laporan penelitin, dan artikel jurnal dari Intitusi di Indonesia. • Text analysis menggunakan teknologi NLP (Natural Language Processing) • Information Extraction & Knowledge Mapping berbasis NLP • Research Mapping antar Institusi Tahap 3 (2018-2020): Layanan Anti Plagiarism No Plagiarism (Services) • Sistem dan Layanan NoPlagiarism untuk karya berbahasa Indonesia. • Sumber: Wikipedia (Bahasa Indonesia), Online News, TA, Tesis, Disertasi, artikel jurnal, laporan penelitian (open access) • Layanan online plagiarism checking untuk mahasiswa dan peneliti di Indonesia
  34. 34. Harvesting + Indexing 34 Any platforms Any collections
  35. 35. Protocol for Open Data 35 ~75% Repository perpustakaan di seluruh dunia ‘OAI-Compliant’
  36. 36. OneSearch.id 36
  37. 37. 37
  38. 38. 38
  39. 39. 39
  40. 40. Powerful Search Engine 40
  41. 41. E-resource Search 41 Electronic Resources
  42. 42. Referal dari IOS ke Situs Partner 42 1 Nov 2015 – 1 Nov 2016 Contoh: *.unsyiah.ac.id
  43. 43. IOS Search Widget 43
  44. 44. Memasang IOS Search Widget • IOS menyediakan fitur embedded search. • Search form dapat dipasang pada situs web milik partner. • Ada 3 pilihan widget berdasarkan cakupan repositori: • Widget level repositori • Hanya menampilkan satu repositori • Widget level library • Menampilkan seluruh repositori dalam sebuah library • Widget level institusi • Menampilkan seluruh repositori dalam sebuah institusi, meliputi seluruh library dan departemen di bawahnya. 44
  45. 45. Widget IOS 45
  46. 46. Widget: OneSearch Library 46
  47. 47. IOS untuk Konsorsium 47
  48. 48. Knowledge Graph Text Analysis 48
  49. 49. Contoh: Semantic Search 49 Fact Extraction
  50. 50. Building Knowledge Graph 50
  51. 51. Everything is a Triple (RDF) 51
  52. 52. IOS Knowledge Explorer explorer.onesearch.id 52
  53. 53. Teknologi NLP • Segmentation • Part-Of-Speech (POS) Tagging • Automatic Term Recognition (ATR) • Named Entity Recognition (NER) • Term Relationship Extraction • Syntax Analysis (S-P-O) 53
  54. 54. Unstructured Text 54 KANZ PHILOSOPHIA, Volume 3, Number 2, December 2013 201 KEWALIAN DALAM TASAWUF NUSANTARA Artikel ini mendiskusikan dokrin Kewalian (al-walāyah) yang mempunyai basis yang kuat dalam al-Qur’an dan hadis dan isu ini secara sistematis dibahas melalui ajaran Ibn ‘Arabi yang kompleks. Sementara dalam kajian tasawuf di Nusantara, sebutan wali ini sudah mulai dikenal bersamaan dengan masuknya Islam ke negeri ini yang mengacu kepada dua pengertian, wali sebagai orang yang memiliki kesaktian-kesaktian (occulties) sebagai implikasi dari kekeramatan dan wali sebagai penguasa wilayah tertentu. Terlepas dari pengertian dan cakupannya, ajaran kewalian yang sesungguhnya tidak lepas dari ajaran tentang kenabian dan kerasulan yang menyiratkan pesan bahwa dunia manusia bukan hanya dunia material yang identik dengan kenikmatan hedonis, tetapi di balik dunia fi sik terdapat dunia metafi sik yang belum banyak diketahui manusia dan dari sanalah dunia fisik ini dikendalikan. Kata-kata Kunci : wali, karamah, Nur Muhammad, kewalian, kenabian, penutup para wali Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah. E-mail : yunasrilali@ymail.com
  55. 55. Segmentation 55 =====page1===== -----------par---------- KANZ PHILOSOPHIA, Volume 3, Number 2, December 2013 201 -----------par---------- KEWALIAN DALAM TASAWUF NUSANTARA -----------par---------- Artikel ini mendiskusikan dokrin Kewalian (al-walāyah) yang mempunyai basis yang kuat dalam al- Qur’an dan hadis dan isu ini secara sistematis dibahas melalui ajaran Ibn ‘Arabi yang kompleks. -----------par---------- Sementara dalam kajian tasawuf di Nusantara, sebutan wali ini sudah mulai dikenal bersamaan dengan masuknya Islam ke negeri ini yang mengacu kepada dua pengertian, wali sebagai orang yang memiliki kesaktian-kesaktian (occulties) sebagai implikasi dari kekeramatan dan wali sebagai penguasa wilayah tertentu. Terlepas dari pengertian dan cakupannya, ajaran kewalian yang sesungguhnya tidak lepas dari ajaran tentang kenabian dan kerasulan yang menyiratkan pesan bahwa dunia manusia bukan hanya dunia material yang identik dengan kenikmatan hedonis, tetapi di balik dunia fi sik terdapat dunia metafi sik yang belum banyak diketahui manusia dan dari sanalah dunia fi sik ini dikendalikan. -----------par---------- Kata-kata Kunci : wali, karamah, Nur Muhammad, kewalian, kenabian, penutup para wali 1 Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah. E-mail : yunasrilali@ymail.com
  56. 56. Part-of-Speech Tagging 56 ----------- par ---------- Sementara_SC dalam_IN kajian_NN tasawuf_VB di_IN Nusantara_NNP ,_Z sebutan_NN wali_NN ini_PR sudah_MD mulai_VB dikenal_VB bersamaan_VB dengan_IN masuknya_X Islam_NNP ke_IN negeri_NN ini_PR yang_SC mengacu_VB kepada_IN dua_CD pengertian_NN ,_Z wali_NN sebagai_IN orang_NN yang_SC memiliki_VB kesaktian- kesaktian_NN -LRB-_-LRB- occulties_FW -RRB-_-RRB- sebagai_IN implikasi_NN dari_IN kekeramatan_NN dan_CC wali_NN sebagai_IN penguasa_NN wilayah_NN tertentu_PR ._Z Terlepas_VB dari_IN pengertian_NN dan_CC cakupannya_NN ,_Z ajaran_NN kewalian_NN yang_SC sesungguhnya_RB tidak_NEG lepas_VB dari_IN ajaran_NN tentang_IN kenabian_NN dan_CC kerasulan_NN yang_SC menyiratkan_VB pesan_NN bahwa_SC dunia_NN manusia_NN bukan_NEG hanya_RB dunia_NN material_NN yang_SC identik_JJ dengan_SC kenikmatan_NN hedonis_JJ ,_Z tetapi_CC di_IN balik_NN dunia_NN fi_X sik_X terdapat_VB dunia_NN metafi_VB sik_X yang_SC belum_NEG banyak_CD diketahui_VB manusia_NN dan_CC dari_IN sanalah_NN dunia_NN fi_X sik_X ini_PR dikendalikan_VB ._Z
  57. 57. Contoh: Tesis “Hak Ulayat” 57
  58. 58. Contoh: Tesis dari UNDIP 58 Fullteks tesis: 112 halaman Bahasa: Indonesia
  59. 59. 59 S P O
  60. 60. Fact Graph 60
  61. 61. Co-occurrence Analysis 61
  62. 62. Comparison Analysis 62 Tesis dari UNDIP Tesis dari UAJ
  63. 63. Co-occurrence Cluster Antar Repositori 63
  64. 64. Concept Relationship 64
  65. 65. Sistem Repository Eprints, Dspace, GDL, dll 65
  66. 66. Software Repository 66
  67. 67. Repository di Indonesia 67 0 50 100 150 200 250 SLIMS OTHER KIN EPRINTS INLIS LITE SLIMS UCS DSPACE GDL Repository di Indonesia (OneSearch) Repository Total OJS 3525 SLIMS 211 OTHER 116 KIN 87 EPRINTS 77 INLIS LITE 28 SLIMS UCS 17 DSPACE 17 GDL 8 OpenRepository 5
  68. 68. Contoh Eprints 68
  69. 69. Tersedia Download Fullteks 69
  70. 70. GDL di ITB 70
  71. 71. Download Fullteks di ITB 71
  72. 72. Open Access di Universitas Groningen 72
  73. 73. Dissertation at University Groningen 73
  74. 74. Analisis • Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia: • Tidak membuka akses fullteks terhadap tesis dan disertasi online • Hanya membuka sebagian (abstrak, daftar isi) • Tesis kurang memberi kontribusi webometrik (satu tesis, hanya satu halaman online) • Alasan utama menutup akses online: • Takut diplagiat • Takut ketahuan plagiat • Sebagian besar perguruan tinggi ternama di Luar Negeri: • Membuka akses fullteks cover to cover secara online. • Tidak khawatir diplagiat, karena akan mudah dikatahui jika fullteks online. • Mendapat manfaat besar dengan tingginya akses download kepada koleksi digitalnya. • Meningkatkan webometrik: untuk setiap judul tesis, akan memberi link sebanyak minimal jumlah babnya (satu bab, satu file download). 74
  75. 75. Plagiarisme Salah satu pendukung Plagiarism: Sumber asli sulit dicari Hanya di Indonesia, kita bisa menemui jasa pembuatan laporan kerja praktek, skripsi, tesis, hingga disertasi. Biayanya sangat murah, sekitar Rp 400 ribu per bab, dan dalam waktu singkat (1-2 minggu per bab). Jika permintaan atas jasa ini sangat tinggi, bagaimana mungkin orisinalitas tulisan bisa dijamin? Salah satu yang mendukung plagiarisme, seperti trik yang diajarkan oleh salah satu biro skripsi adalah boleh mengutip asal sumber asli sulit dicari. Jika saat ini banyak institusi yang membatasi akses terhadap fullteks, bahkan menyimpannya secara offline, maka akan mudah dan aman sekali bagi biro-biro skripsi dan mahasiswa untuk menconteknya. Bagaimana kita bisa membantu setiap dosen,mahasiswa, dan peneliti untuk mengecek apakah sebuah tulisan dalam bahasa Indonesia itu plagiat atau bukan?
  76. 76. Pertanyaan untuk ITB Beranikah ITB menjadi pelopor dalam menyediakan Open Access terhadap seluruh karya civitas academicanya? (TA, Tesis, dan Disertasi) 76
  77. 77. Terimakasih 77 Ismail Fahmi, PhD Drone Emprit Email: ismail.fahmi@gmail.com Hp: 0812 8908 3894

×