Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Upcoming SlideShare
What to Upload to SlideShare
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

Share

Hoaks, Teori Konspirasi, dan Keuntungan Ekonomi

Download to read offline

Terdapat banyak sekali konten propaganda, hoax, hate speech di media sosial.
• Sebagian pembuat hoaks mendapat keuntungan finansial yang cukup besar dari: adsense (iklan), fee kampanye politik, dan jualan produk alternatif.
• Mudahnya informasi beresonansi dari satu kanal media sosial ke kanal lain menyebabkan konten tersebut menyebar dengan cepat.
• Belum ada tool AI yang bisa otomatis mendeteksi hoaks dengan akurasi tinggi. Tools AI yang ada hanya sebagai alat bantu untuk menemukan informasi yang tepat guna mendebunk informasi hoaks. Misal untuk mendapatkan sumber artikel, image, atau video yang relevan.
• Sikap Kita?
“Saring sebelum Sharing”

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Hoaks, Teori Konspirasi, dan Keuntungan Ekonomi

  1. 1. HOAKS, TEORI KONSPIRASI DAN KEUNTUNGAN EKONOMI Ismail Fahmi, Ph.D. Direktur Media Kernels Indonesia (Drone Emprit) Dosen Universitas Islam Indonesia Wakil Ketua Komisi Infokom MUI WEBINAR R3D ITB 92 15 AGUSTUS 2021 REUNI 3 DEKADE ALUMNI ITB ANGKATAN 92
  2. 2. 2 1992 – 1997 S1, Teknik Elektro, ITB 2003 – 2004 S2, Information Science, Universitas Groningen, Belanda 2004 – 2009 S3, Information Science, Universitas Groningen, Belanda 2000 – 2003 Inisiator IndonesiaDLN (Digital Library Network pertama di Indonesia) Mengembangkan Ganesha Digital Library (GDL) Mendirikan Knowledge Management Research Group (KMRG) ITB Membangun Digital Library ITB 2009 – Sekarang Engineer di Weborama, Perusahaan berbasis big data (Paris/Amsterdam) 2014 – Sekarang Founder PT. Media Kernels Indonesia, a Drone Emprit Company 2015 – Sekarang Konsultan Perpustakaan Nasional, Inisiator Indonesia OneSearch 2017 – Sekarang Dosen Tetap Magister Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Ismail Fahmi, Ph.D. Ismail.fahmi@gmail.com Lahir: Bojonegoro, 1974 Founder Media Kernels Indonesia
  3. 3. TENTANG KAMI
  4. 4. MATA NAJWA LIVE ‘VIRUS DUSTA’ (2017) 4 confidential
  5. 5. #ILC SOCIAL MEDIA WAR (21 AUGUST 2018) 5
  6. 6. PRESIDENTIAL ELECTION DEBATE 2019 6
  7. 7. SOCIAL MEDIA
  8. 8. BIG DATA – BIG GROWTH 8
  9. 9. PENGGUNA TWITTER DI INDONESIA NAIK DARI 27% (2018) MENJADI 56% (2020) 9 27% 52% 56% 2018 2019 2020
  10. 10. 10 MILLENIAL GEN Z
  11. 11. CROSS PLATFORM RESONANCE 11
  12. 12. HOAKS SEMESTER PERTAMA 2021 13 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  13. 13. TEMA HOAKS: KESEHATAN, NUTRISI, POLITIK 14 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  14. 14. HOAKS COVID-19: JANUARI TERTINGGI 15 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  15. 15. TIPE INFORMASI: DOMINAN MENYESATKAN 16 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  16. 16. FORMAT HOAKS: MIX, TEKS, DAN GAMBAR 17 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  17. 17. HOAKS VAKSIN: JANUARI & MARET TINGGI 18 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  18. 18. TEMA HOAKS VAKSIN: KIPI, KONSPIRASI, KEMATIAN KIPI, KANDUNGAN VAKSIN 19 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  19. 19. TIPE HOAKS VAKSIN: KONTEN MENYESATKAN 20 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  20. 20. FORMAT HOAKS VAKSIN: MIX, TEKS & VIDEO 21 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  21. 21. KESIMPULAN: HOAKS COVID-19 MENURUN, KIPI VAKSIN SANGAT TINGGI 22 14 Agustus 2021, Puradian Wiryadigda (Peneliti MAFINDO)
  22. 22. INFODEMIC OF MISINFORMATION
  23. 23. KAMUS LENGKAP TEORI KONSPIRASI 24 https://cdn.discordapp.com/attachments/417902825318776833/474078115589652491/Q_Anon.jpg https://pbs.twimg.com/media/E5wdukKVoAAqSGt.jpg
  24. 24. CONTOH VIDEO PLANDEMIC: ANTI MASKER DAN KONTRA LOCKDOWN 25 Wawancara dengan virologist Judy Mikovits. Pertama soal masker. Dibilang oleh virologist JM yg jadi narsum video ini, bahwa memakai masker akan mengaktifkan virus dari diri sendiri, lalu membuat kita jadi sakit. Kalau dipercaya, ini orang akan ramai2 melepas masker.
  25. 25. PLANDEMIC: MICROBA LAUT MENYEMBUHKAN 26 Kedua, air laut yg asin mengandung mikroba yang bisa menyembuhkan kl sakit (covid). Logika yang aneh. Virus itu adanya di dalam tubuh, di paru2, di darah. Emang kl berenang di pantai kita meminum air laut, biar mikrobanya menyembuhkan sakit kita?
  26. 26. TEORI KONSPIRASI: CONTEXT COLLAPSE 27 There is a concept in social media studies known as “context collapse.” Usually attributed to the researcher Danah Boyd, it refers to the way in which social media platforms take messages that the sender intended to be seen by one audience in a given context and serve them up to others who were not the intended targets.
  27. 27. CONTEXT COLLAPSE: KONSPIRASI DIBANGUN DARI POTONGAN FAKTA, KLAIM, DARI SANA SINI 28 In an era of global social media platforms, however, the dynamics of context collapse mean that conspiracy theories promoted by users in one place are colliding with users in others. The fragmented nature of social media chops conspiracies into little pieces—a factoid here, a false claim there— creating a kind of information petri dish for conspiracy cross-propagation, allowing half-true facts, decontextualized narratives, and false beliefs to flow and fold into one another and spread rapidly across the world.
  28. 28. DAMPAK RIIL TEORI KONSPIRASI 29 Contoh, teori bahwa jaringan 5G berhubungan dengan penyebaran covid19, telah menyebabkan 30 serangan (pembakaran) pada perangkat BTS (menara) 5G di UK. Teori itu menyebar karena didukung oleh selebritis dan influencer.
  29. 29. SOLUSI: FLOOD WITH FACTS AND SCIENCE 30 Cepatnya teori konspirasi ini berkembang, membuat Sekjen PBB menyebut gelombang misinformasi yg dihasilkan sebagai "dangerous epidemic of misinformation". Solusinya, "flood the Internet with facts and science."
  30. 30. PSYCHOLOGY OF CONSPIRACY THEORY
  31. 31. MENGAPA BANYAK YANG PERCAYA TEORI KONSPIRASI? 32 Di masa krisis dengan situasi yang kompleks seperti sekarang ini, orang- orang akan mudah percaya teori konspirasi karena mereka "butuh penjelasan yang masuk akal bagi mereka atas situasi yang sedang terjadi."
  32. 32. NATURE, 13 MAY 2020: PRO- VS ANTI-VACCINATION 33 https://www.nature.com/articles/s41586-020-2281-1
  33. 33. SNA FACEBOOK: ‘VACCINE’ TOPIC 34 Anti Vaksin Pro Vaksin Undecided • Jumlah individu anti vaksin relative lebih kecil ukurannya. • Namun, mereka lebih dekat dan berinteraksi kuat dengan cluster yang belum memutuskan pro atau anti. • Jumlah cluter anti vaksin hampir 3x pro vaksin, dan jumlah membernya lebih banyak, meski total individunya lbh sedikit.
  34. 34. EVOLUSI CLUSTER ANTI, PRO, NETRAL 35 a) Anti Vaksin (merah) berhasil membangun jaringan antar group lebih banyak, lebih kuat, dibanding pro vaksin (biru). b) Pertumbuhan anggota group anti vaksin (merah) lebih tinggi dibanding pro vaksin (biru).
  35. 35. PREDIKSI ANTI VS PRO VAKSIN 36 a) Dalam 10 tahun ke depan, anti vaksin akan mendominasi dalam jumlah pendukung. b) Pro Vaksin bisa tetap mengungguli anti vaksin jka bisa meyakinkan cluster undecided. https://www.nature.com/articles/s41586-020-2281-1
  36. 36. KEUNTUNGAN EKONOMI
  37. 37. DR MERCOLA: MENYEBARKAN ANTI VAKSIN, UNTUNG DARI JUALAN PENGOBATAN ALTERNATIVE 38 https://www.nytimes.com/2021/07 /24/technology/joseph-mercola- coronavirus-misinformation- online.html Over the last decade, Dr. Mercola has built a vast operation to push natural health cures, disseminate anti-vaccination content and profit from all of it, said researchers who have studied his network. In 2017, he filed an affidavit claiming his net worth was “in excess of $100 million.”
  38. 38. YOUTUBE DR. MERCOLA: JUALAN VITAMIN 39
  39. 39. BERAPA PENDAPATAN DARI HOAKS? 40
  40. 40. MURNI BISNIS, TAK PEDULI DAMPAK NEGATIF 41
  41. 41. SOSOK PEMBUAT HOAX MURIDNYA MENGHASILKAN RP 15 JUTA, GURUNYA RP 100+ JUTA PER BULAN 42 https://www.youtube.com/watch?v=PpP968MyNi8
  42. 42. HOAX POLITIK PALING KONSISTEN PENDAPATANNYA 43
  43. 43. BAHAYA VAKSIN: BERITA TV DI YOUTUBE 44
  44. 44. BERITA TV JADI BAHAN MEMBUAT HOAKS 45
  45. 45. YOUTUBE: LADANG SUBUR BISNIS HOAKS 46
  46. 46. VIEW VIDEO KONTROVERSIAL: SANGAT TINGGI 47
  47. 47. TEORI KONSPIRASI: BANYAK PENDUKUNG MILITAN, BANYAK VIEW 48
  48. 48. CONTOH: VIDEO ANTI VAKSIN VIRAL DI WA (DITERIMA BAPAK SAYA, 17 JULI 2021) 49
  49. 49. VIDEO YANG MENYEBAR DI WAG ORANG TUA (3 HARI = 753K VIEWS) 50 Vaksin dari China untuk membunuh umat Islam Jangan berharap pada Vaksin, berharaplah pada Allah Kematian karena interaksi antar obat, bukan karena covid. Covid tidak ada.
  50. 50. CARA KERJA BISNIS HOAKS 51 Website YouTube Media Sosial: Twitter, Facebook, Instagram, WhatsApp, Telegram Kunjungan Hoaks Adsense Fee Politik Pembuat Hoaks Pemesan Diseminasi Jual produk Teks, foto, grafik, video
  51. 51. ANALISIS HOAKS: VAKSIN MENGANDUNG CHIPS
  52. 52. SIAPA YANG MEMULAI? TEORI KONSPIRASI DI FACEBOOK DAN IG 53
  53. 53. VAKSIN MENGANDUNG CHIP 54
  54. 54. TREN: CHIP DALAM VAKSIN 55 Keyword: vaksin Filter: chip, chips, microchip, microchips, barcode, bar code
  55. 55. VIDEO TERPOPULER: HOAX DAN DEBUNK 56
  56. 56. VIDEO YOUTUBE PALING POPULER 57
  57. 57. SNA: CHIP DALAM VAKSIN 58 Pro Pemerintah Penyebar Hoax Nakes, KOL
  58. 58. CLUSTER PENYEBAR HOAX 59
  59. 59. KESIMPULAN HOAKS CHIP DALAM VAKSIN • Isu ini berasal dari luar negeri, seperti halnya banyak hoaks berbasis teori konspirasi lainnya. • Masuk di Indonesia, hoaks ini mendapat momentumnya saat Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan penggunaan barcode dalam acara Mata Najwa. • Penyebar hoaks membuat video baru dengan menggabungkan potongan video dari Mata Najwa dan video dari luar negeri untuk semakin meyakinkan teori konspirasinya. • Hoaks dalam bentuk video cenderung lebih mudah menyebar di berbagai kanal dan lebih dipercaya, dibandingkan yang dalam bentuk gambar dan teks. • Di peta SNA Twitter, cluster penyebar hoaks lebih besar dari cluster nakes (netral), namun kalah jauh dibanding cluster Pro Pemerintah, sayangnya diselipi dengan isu politik. 60
  60. 60. MENGAPA LOIS DIPERCAYA?
  61. 61. @LSOWIEN: PENGARUH TEORI KONSPIRASI 62 Contoh cuitan yang sudah dihapus
  62. 62. RANGKUMAN NARASI COVID DENIER LOIS • Kematian krn keracunan obat, bukan virus • Vaksin menurunkan imunitas • Vaksin adalah logam berat dan racun • Saya adalah 'suara kebenaran’ • Saya anti hoax, paling ilmiah sedunia • Semua penganjur vaksin = penjahat perang, pengkhianat bangsa • 1000% yakin Covid19 bukan virus • Etil mercury dalam vaksin = depopulation • Surabaya disemprot racun pestisida • Protokol pengobatan covid = protokol setan • Covid19 cuma butuh asupan gizi dan vitamin dosis tinggi tiap jam • Dengarkan Komjen Dharma 63
  63. 63. SNA @LSOWIEN 64 Pro @LsOwien Kontra @LsOwien
  64. 64. SNA PRO @LSOWIEN 65 Pro @LsOwien
  65. 65. TOP PRO @LSOWIEN 66
  66. 66. PODCAST PRO @LSOWIEN 67
  67. 67. DAMPAK PODCAST DAN TV DG @LSOWIEN: DIPERCAYA DI GROUP WA 68
  68. 68. KONTRA @LSOWIEN 69
  69. 69. SNA @LSOWIEN VS ‘VAKSIN COVID’ 70 Pro @LsOwien Kontra @LsOwien Kontra @LsOwien Oposisi Nakes Nakes Pro Govt Pro Govt Media Umum Aktivis politik
  70. 70. ZOOM: SNA @LSOWIEN VS ’VAKSIN COVID’ 71 Pro @LsOwien Oposisi Nakes Media Aktivis politik
  71. 71. SNA @LSOWIEN, DR SIMON, DAN VAKSIN COVID Oposisi Nakes Malaysia LsOwien Dr Simon
  72. 72. MOST RETWEETED DR SIMON 73
  73. 73. CLUSTER, NARASI, DAN OVERLAP 74 Pro Anti vaksin Pro Teori konspirasi Pro Oposisi Pro Influencer (misal @LsOwien) • Vaksin mengandung merkuri • Vaksin untuk depopulasi • Protokol pengobatan covid adalah protokol setan • Kekuatan global mempengaruhi pikiran manusia melalui covid dan vaksin • Kita sedang melawan kekuatan global • Pemerintah dan nakes adalah kaki tangan kekuatan global • Vaksin menurunkan imunitas • Vaksin mengandung racun • Vaksin menyebabkan autism • Tubuh lebih sehat tanpa vaksin • Kritik pada pemerintah • Tidak percaya pada penanganan covid oleh pemerintah • Melihat pemerintah tidak adil dan tegas dalam kebijakan dan pelaksanaan • Tokoh yang memiliki pandangan kontra sains, • kontra pemerintah, dan/atau • satu frekuensi dengan teori konspirasi Pertemuan Kepentingan
  74. 74. KESIMPULAN TENTANG LOIS • Untuk mengetahui pendukung dari seorang influencer yang covid deniers, kita bisa melihat dua aspek: narasi dan peta SNA. • Narasi covid denier dari akun @LsOwien ini setidaknya memiliki irisan dengan tiga kelompok: anti vaxxer, teori konspirasi, dan oposisi. • Peta SNA memperlihatkan pendukung covid deniers @LsOwien memiliki sebagian irisan dengan cluster oposisi, dan cluster pendukung tersendiri yang narasinya sefrekuensi dengan anti vaxxer dan teori konspirasi. • Dampak negatif dari influencer covid deniers seperti ini adalah, akan selalu ada kelompok orang yang memanfaatkan narasi, grafis, dan videonya, yang di-"context collapse"-kan dengan narasi lain yang cocok dengan narasi kelompoknya, dan disebar ke group2 WA. • Penyebaran di group WA ini sangat cepat viralnya dan tidak bisa dimonitor, khususnya dalam jejaring tiga kelompok tersebut. Dan ini mudah mempengaruhi pengguna, khususnya dari kalangan yang tidak bisa melakukan verifikasi (spt orang tua, post truth believers). • Diskusi dengan influencer yang covid deniers seperti ini sudah terbukti tidak efektif, karena kuatnya keyakinan pada narasinya dan selalu ada pendukung sefrekuensi yang cukup besar. 75
  75. 75. MENINGGAL KARENA HOAKS
  76. 76. MENINGGAL KARENA HOAKS DAN KONSPIRASI DOKTER PEREMPUAN 77
  77. 77. STUDI TAHUN 2020: MENINGGAL KARENA HOAKS DAN TEORI KONSPIRASI 78
  78. 78. CARA MENDETEKSI HOAKS: TEKS, GAMBAR, DAN VIDEO
  79. 79. ARE YOU “INFORMATION LITERATE”? TANYAKAN 6 HAL INI SEBELUM “SHARE” BERITA 1. SIAPA PENULISNYA? Dapatkan anda menemukan nama penulisnya, atau sumber situs web aslinya? 2. UNTUK SIAPA INFORMASI INI DIBUAT? Dimana pertama kali dipublikasikan, kapan tanggalnya, dan untuk kalangan audiens mana? 3. APA YANG SEBENARNYA INGIN DISAMPAIKAN? Apakah ini artikel iklan, potongan berita, atau opini seseorang? 4. MANGAPA BERITA INI DIBUAT? Siapa yang ditarget oleh informasi ini, bagaimana anda pertama kali mendatkannya? 5. SUMBER INFORMASINYA DARI MANA? Dapatkah anda menemukan referensi dalam informasi ini? 6. APAKAH GAMBAR ATAU VIDEONYA OTENTIK? • Apakah judul, gambar, video, dan teksnya benar-benar nyambung dan akurat? • Coba kalau bisa cek sumber asli dari gambar atau videonya. Diadaptasikan dari FINLANDIA
  80. 80. KOLABORASI CEK FAKTA (CEKFAKTA.COM) 81
  81. 81. DATABASE & SEARCH ENGINE HOAKS: CEKFAKTA.COM 82
  82. 82. DETEKSI HOAKS CORONA VIRUS BANYAK BEREDAR DI MEDIA SOSIAL DAN PESAN SINGKAT 83 LEBIH BANYAK PROSES MANUAL DALAM MELAKUKAN DETEKSI DAN VERIFIKASI
  83. 83. DETEKSI HOAKS TEKS: BELUM ADA YANG AKURAT, GUNAKAN GOOGLE SEARCH 84
  84. 84. DETEKSI GAMBAR MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE 85
  85. 85. CONTOH TOOL VERIFIKASI HOAKS / DISINFORMASI 86
  86. 86. BANTU ORANG TUA ANDA: VERIFIKASI HOAKS DI WAG
  87. 87. ORANG TUA DAN WAG: HOAKS MENYEBAR 88
  88. 88. HOAKS ABADI: YAHUDI INGIN MEMBUNUH UMAT ISLAM DENGAN VAKSIN 89 Yahudi mau bunuh umat Islam melalui vaksin? Ini salah satu hoaks abadi. Kalau memang Yahudi mau membunuh umat Islam, mustinya yang banyak divaksin ya orang Palestina, dan orang Yahudi tidak divaksin. Ini kebalikannya. Karena mereka ingin selamat, mereka yg banyak divaksin.
  89. 89. ORANG TUA TIDAK BISA VERIFIKASI 90
  90. 90. PENUTUP
  91. 91. PENUTUP • Terdapat banyak sekali konten propaganda, hoax, hate speech di media sosial. • Sebagian pembuat hoaks mendapat keuntungan finansial yang cukup besar dari: adsense (iklan), fee kampanye politik, dan jualan produk alternatif. • Mudahnya informasi beresonansi dari satu kanal media sosial ke kanal lain menyebabkan konten tersebut menyebar dengan cepat. • Belum ada tool AI yang bisa otomatis mendeteksi hoaks dengan akurasi tinggi. Tools AI yang ada hanya sebagai alat bantu untuk menemukan informasi yang tepat guna mendebunk informasi hoaks. Misal untuk mendapatkan sumber artikel, image, atau video yang relevan. • Sikap Kita? “Saring sebelum Sharing” 92
  92. 92. THANK YOU FOR LISTENING 93
  • FahmiFahrurroji1

    Aug. 17, 2021
  • LuthFimawahib1

    Aug. 17, 2021
  • nursyawalmuhammad

    Aug. 17, 2021
  • MuhammadImaduddin29

    Aug. 16, 2021
  • NurfathoniKurniawan

    Aug. 16, 2021
  • muhammadzmuttaqin9

    Aug. 16, 2021
  • hadimulyana

    Aug. 16, 2021
  • vikesha1

    Aug. 16, 2021
  • amre3l

    Aug. 16, 2021
  • Guntur74

    Aug. 16, 2021
  • ipingzainul

    Aug. 16, 2021

Terdapat banyak sekali konten propaganda, hoax, hate speech di media sosial. • Sebagian pembuat hoaks mendapat keuntungan finansial yang cukup besar dari: adsense (iklan), fee kampanye politik, dan jualan produk alternatif. • Mudahnya informasi beresonansi dari satu kanal media sosial ke kanal lain menyebabkan konten tersebut menyebar dengan cepat. • Belum ada tool AI yang bisa otomatis mendeteksi hoaks dengan akurasi tinggi. Tools AI yang ada hanya sebagai alat bantu untuk menemukan informasi yang tepat guna mendebunk informasi hoaks. Misal untuk mendapatkan sumber artikel, image, atau video yang relevan. • Sikap Kita? “Saring sebelum Sharing”

Views

Total views

2,966

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

1

Actions

Downloads

134

Shares

0

Comments

0

Likes

11

×