Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Upcoming SlideShare
What to Upload to SlideShare
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

0

Share

Download to read offline

Pemanfaatan Big Data dan Analisis Medsos dalam Riset Forensik Kebahasaan

Download to read offline

AGENDA
• Forensik kebahasaan
• Forensik kebahasaan dalam analisis media sosial
• Sistem big data untuk analisis media sosial
• Studi kasus: Kampanye “Stop Berita Covid”
• Bonus studi kasus: Hoaks ajakan demo “Jokowi End Game”

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to like this

Pemanfaatan Big Data dan Analisis Medsos dalam Riset Forensik Kebahasaan

  1. 1. “STOP BERITA COVID”: PEMANFAATAN BIG DATA DAN ANALISIS MEDIA SOSIAL DALAM RISET FORENSIK KEBAHASAAN Ismail Fahmi, Ph.D. Director Media Kernels Indonesia (Drone Emprit) Lecturer at the University of Islam Indonesia Ismail.fahmi@gmail.com BENGKEL LAB FORENSIK KEBAHASAAN 28 JULI 2021 BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA KEMDIKBUD
  2. 2. 2 1992 – 1997 S1, Teknik Elektro, ITB 2003 – 2004 S2, Information Science, Universitas Groningen, Belanda 2004 – 2009 S3, Information Science, Universitas Groningen, Belanda 2000 – 2003 Inisiator IndonesiaDLN (Digital Library Network pertama di Indonesia) Mengembangkan Ganesha Digital Library (GDL) Mendirikan Knowledge Management Research Group (KMRG) ITB Membangun Digital Library ITB 2009 – Sekarang Engineer di Weborama, Perusahaan berbasis big data (Paris/Amsterdam) 2014 – Sekarang Founder PT. Media Kernels Indonesia, a Drone Emprit Company 2015 – Sekarang Konsultan Perpustakaan Nasional, Inisiator Indonesia OneSearch 2017 – Sekarang Dosen Tetap Magister Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Ismail Fahmi, Ph.D. Ismail.fahmi@gmail.com Lahir: Bojonegoro, 1974 Founder Media Kernels Indonesia
  3. 3. AGENDA • Forensik kebahasaan • Forensik kebahasaan dalam analisis media sosial • Sistem big data untuk analisis media sosial • Studi kasus: Kampanye “Stop Berita Covid” • Bonus studi kasus: Hoaks ajakan demo “Jokowi End Game” 3
  4. 4. FORENSIK KEBAHASAAN Forensik Kebahasaan (Forensic Linguistics) merupakan cabang dari linguistik yang menganalisis dan meneliti tentang kebahasaan yang digunakan sebagai alat bantu pembuktian di peradilan dan bidang hukum. Linguistik forensik merupakan gabungan dari dua disiplin ilmu: • Ilmu linguistik atau ilmu bahasa • Ilmu forensik untuk menjawab secara ilmiah tentang bukti-bukti yang terkait dengan penegakan hukum [Wikipedia] 4
  5. 5. FOKUS FORENSIK KEBAHASAAN 5
  6. 6. FORENSIK KEBAHASAAN DAN ANALISIS MEDIA SOSIAL 6 User Profiling Social Network Analysis Engagement Analysis Bot Analysis Hashtags, Wordcloud Analisis isi percakapan Sentiment analysis Top Teks, Images, Videos Emotion analysis Opinion analysis Forensik Kebahasaan Analisis Media Sosial Demography Analysis Discourse Network Analysis
  7. 7. DRONE EMPRIT FEATURES 7
  8. 8. STUDI KASUS: KAMPANYE “STOP BERITA COVID”
  9. 9. STUDI KASUS: KAMPANYE “STOP BERITA COVID” 9 Awal Juli 2021 Pertengahan Juli 2021 Akhir Juli 2021
  10. 10. POLISI MENCARI PENYEBAR 10
  11. 11. PERTANYAAN • Bagaimana kronologi kampanye dengan poster “Stop Berita Covid”di berbagai kota sehingga viral? • Siapa yang membuat kampanye ini? • Bagaimana response masyarakat/netizen? • Apa motif kampanye ini? 11
  12. 12. METODOLOGI • Keywords: covid, covid19, stopberitacovid19, stopberitacovid • Filter (should contain): stopberitacovid19, stopberitacovid, stopberitacorona, stop berita, stop upload • Sumber data: berita online, Twitter, Facebook, Instagram, YouTube 12
  13. 13. PENGUMPULAN DATA DAN ANALISIS BIG DATA Twitter Facebook YouTube Instagram Online News Physical Hardware SOLR Index 1 SOLR Index 2 SOLR Index N Data Lake Engine Crawler & Data Ingest Engine Realtime Job Analytics Engine SQL DB Engine Scheduled Job Advanced Analytics Basic Analytics API Engine Access Control Data Advanced Analytics Basic Analytics UI Engine Data Sources Theme Config Logo Features Hostname Drone Emprit crawls OSINT data from online news, Instagram, YouTube, Facebook, and Twitter. All data will be stored in a data lake engine for further intelligent analytics. The analytics results will be stored in a database for advanced visualization features.
  14. 14. INSTAGRAM #STOPBERITACOVID* 14 259 Instagram Posts Perbandingan #covid19 43 Juta posts
  15. 15. INSTAGRAM 15
  16. 16. FACEBOOK, YOUTUBE, TWITTER 16 6700 Facebook Posts 28 YouTube Videos 150 Twitter Main Posts
  17. 17. TWITTER #STOPBERITACOVID SUDAH LAMA DISUARAKAN MASYARAKAT 17 Jan 2021 Jul – Okt 2020 Mei 2021 Juli 2021
  18. 18. TREN “STOP BERITA COVID” POSTER STOP BERITA COVID DI SETIAP KOTA KEMUNGKINAN BERAWAL DARI YOGYAKARTA 18 Keywords: covid, covid19, stopberitacovid19, stopberitacovid Filter (should contain): stopberitacovid19, stopberitacovid, stopberitacorona, stop berita, stop upload Poster mulai muncul Ramai Gerakan Stop Berita Covid Awal Gerakan
  19. 19. FACEBOOK 19
  20. 20. TWITTER: POSTER STOP BERITA COVID 20
  21. 21. SNA+DNA ”STOP BERITA COVID” 21 @dickypsy Stop berita covid-19? Saya menyebutnya sbg ‘false positivity’. Tidak melihat realitas secara utuh. Hanya menghadirkan kenyamanan semu. Apa akibatnya? bisa mengurangi kewaspadaan & ketergugahan. Dan malah, membuat kita tdk bisa mengukur pandemi terkendali atau tdk. Siapa senang? @fahrisalam Tangani pandemi covid: Dengerin sains ! Stop berita covid " ### @cagubdij Pie to harusnya bagimana cara Stop penyebaran virus Covid19 bukan malab Stop Berita covid, nanti kalo dibohongin terus sama pemerintah nanti malah bingungg, rakyate pak srisultan ki lhoooo lucuuu bangeet @lantip di WAG kampung mulai muncul poster gerakan stop berita covid. potret edukasi yang gagal, dan masyarakat yg sudah lelah harus lagi-lagi berada di situasi yg rawan konflik horisontal. @abi_irlan Yuk bisa yuk...stop ikut2an beritain covid #StopBeritaCovid @anasanti_mila Bukan berita COVID yang harus dihentikan, tapi mencari petunjuk dalam hati. Belajar mendudukkan panik dan bahagia pada porsi seharusnya. Stop berita tentang COVID, karena itu membuat panik, katanya. Yang membuat panik itu yang mana?
  22. 22. TOP INFLUENCERS 22
  23. 23. MOST RETWEETED /1 23
  24. 24. MOST RETWEETED /2 24
  25. 25. MOTIF: OPINION ANALYSIS 25
  26. 26. ALASAN KESEHATAN 26 • Pasien covid butuh tenang dan optimis, berita covid bikin khawatir dan panik. • Berita covid membuat panik masyarakat. • Percaya covid, tetapi berita covid bikin lelah masyarakat karena merasa ditakut-takuti terus.
  27. 27. ALASAN EKONOMI 27 • Masyarakat tidak bisa bekerja karena covid, butuh makan. • Berharap dengan tiadanya berita covid, kondisi seperti normal, bisa bekerja dan beraktivitas lagi.
  28. 28. MENGGALI LEBIH DALAM EMOSI PUBLIK DALAM PERCAKAPAN • Secara kolosal, dari semua perakapan, kita bisa melihat tren emosi publik terhadap sebuah isu tertentu. • Dengan analisis emosi ini, kita bisa tahu: • Apakah publik cenderung: percaya, tidak percaya, takut, senang, sedih, marah, jijik, terkejut, atau penuh harapan? • Apa yang membuat publik merasa percaya, takut, atau marah? • Bagaimana tren emosi tertentu, dihubungkan dengan peristiwa yang tengah terjadi? • Untuk mengetahui emosi publik kita bisa menggunakan: 28
  29. 29. PLUTCHIK’S WHEEL OF EMOTIONS 29 https://www.6seconds.org/2017/04/27/plu tchiks-model-of-emotions/
  30. 30. LEXICON BASED ANALYSIS • JOY • senang, bahagia, suka, seneng, hepi, menyenangkan, happy, menggembirakan, gembira, fun, sukacita, riang, ceria, … • TRUST • FEAR • SURPRISE • SADNESS • DISGUST • ANGER • ANTICIPATION 30
  31. 31. EMOSI: INGIN TENANG, JANGAN TEBAR KETAKUTAN 31 Ingin Tenang (Joy) Jangan menebar ketakutan
  32. 32. TOP HASHTAGS 32
  33. 33. WORD CLOUD 33
  34. 34. ANALISIS BOT: NATURAL 34
  35. 35. TOPIK BERITA ONLINE /1 35
  36. 36. TOPIK BERITA ONLINE /2 36
  37. 37. TOPIK BERITA ONLINE /3 37
  38. 38. ANALISIS /1 • Postingan dengan narasi “Stop Berita Covid” sebenarnya sudah cukup lama disuarakan oleh sebagian kecil netizen di media sosial, sejak pandemi mulai naik kasusnya di Indonesia, sekitar Juli 2020. Namun narasi ini tidak kuat. • Sekitar Januari 2021, poster Stop Berita Covid dengan motif ekonomi “Kami butuh penghasilan, pemasukan, makan” sudah ada yang membuat dan banyak disebarkan meski belum viral. • Sekitar tanggal 3-4 Juli 2021, di Yogyakarta mulai beredar di group2 WA poster dengan narasi “Kami warga D.I.Y. kompak untuk tidak upload berita Covid. Kami ingin Jogja kembali aman dan damai.” • Beberapa hari berikutnya muncul poster serupa dengan template yang sama, mengatasnamakan warga Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Gresik, Banjarnegara, Jakarta, Bojonegoro, dll, menyebar di WA dan media sosial. • Puncak viral tanggal 15 Juli, setelah poster ini menjadi sorotan public dan media massa. Sebenarnya jumlah postingan yang mendukung poster Stop Berita Covid ini tidak terlalu banyak di media sosial. Tapi karena kontroversial, cenderung “toxic positivity” akibatnya jadi sorotan luas. 38
  39. 39. ANALISIS /2 • Melihat kronologi di atas, sepertinya poster ajakan Stop Berita Covid ini dibuat oleh sebagian masyarakat sendiri secara natural. Poster dari D.I.Y itu sepertinya menjadi contoh dan inspirasi untuk membuat template poster bagi kota-kota lain. • Template poster berdasarkan kota itu ternyata disukai oleh sebagian masyarakat dari kota-kota lain, sehingga mereka turut mereplikasi dengan mengubah nama kota dalam template menjadi kota mereka masing-masing. • Dalam banyak postingan di Facebook, sebagian besar postingan poster ini mendapat sambutan positif dari komentator. Kolom komentar banyak diisi ungkapan dukungan untuk tidak membicarakan soal Covid. • Motif utama yang ditangkap oleh Drone Emprit dari sebagian netizen yang menyuarakan narasi ini: motif kesehatan (70%) dan motif ekonomi (30%). • Motif kesehatan: berita covid membuat masyarakat panik dan setres, masyarakat umum dan pasien butuh semangat dan ketenangan. • Motif ekonomi: karena covid, masyarakat kehilangan pekerjaan, pendapatan, butuh makan, sehingga berharap dengan tiadanya berita covid, suasana seperti normal kembali, sehingga mereka bisa bekerja. • Tak semua masyarakat atau netizen sepakat dengan narasi poster ini. Banyak yang melihat kampanye ini berbahaya, toxic positivity, membuat terlena padahal situasi pandemic Covid butuh kewaspadaan. 39
  40. 40. BONUS STUDI KASUS: HOAKS DEMO “JOKOWI END GAME”
  41. 41. KONTEKS: SERUAN AKSI “JOKOWI END GAME” 24 JULI 2021 41
  42. 42. TREND + DNA: “JOKOWI END GAME” 42 Pra Demo (22-23 Juli) Hari H Demo (24 Juli)
  43. 43. SNA+DNA “JOKOWI END GAME”: PRA DEMO 43 @addepoqi Yuk viralkan Aksi nasional serempak Jokowi Endgame Sabtu 24 Juli
  44. 44. TOP NARASI “JOKOWI END GAME” /1 44
  45. 45. TOP NARASI “JOKOWI END GAME” /2 45
  46. 46. MOST SHARED IMAGES 46
  47. 47. KONTEKS INTERNASIONAL: WORLD WIDE RALLY FOR FREEDOM 24 JULI 2021 47
  48. 48. ANALISIS • Seruan aksi demo ”Jokowi End Game” tanggal 24 Juli 2021 mendapat respons dari aparat keamanan. • Sejak tanggal 22-23 Juli 2021 menjelang demo, di media sosial tak tampak adanya seruan ini dari kalangan yang ingin mengadakan demo. • Dalam periode itu, yang muncul di media sosial adalah sebaliknya, informasi dari akun yang kontra-demo kepada kepolisian tentang akan adanya demo, dan data pribadi orang yang diduga menyebarkan ajakan aksi demo. • Kalau memang benar akan ada aksi demo “Jokowi End Game” 24 Juli 2021, kemungkinan penyebaran ajakannya melalui media tertutup seperti WhatsApp, discord, Line, dll. Di media sosial tidak ditemukan ajakan ini. • Kemungkinan adanya demo ini tetap ada, mengingat dalam konteks internasional ada World Wide Rally for Freedom 24 Juli 2021. 48
  49. 49. PENUTUP
  50. 50. KESIMPULAN • Analisis big data untuk media sosial sangat dekat dengan ilmu forensik kebahasaan, karena berhubungan dengan analisis terhadap ekspresi pengguna dalam bentuk teks, gambar, video. • Media sosial bisa memperkaya analisis forensik kebahasaan dengan informasi terkait jejaring pertemanan, pola interaksi, kebiasaan pengguna, serta penggunaan bot (computational propaganda) terkait sebuah isu atau narasi yang diinvestigasi. • Sistem big data (Drone Emprit) untuk studi kasus “Stop Berita Covid” menggunakan beberapa alat analisis: discourse network analysis, social network analysis, emotion analysis, opinion analysis, bot analysis, discourse image analysis. 50
  51. 51. THANK YOU Ismail Fahmi, PhD.

AGENDA • Forensik kebahasaan • Forensik kebahasaan dalam analisis media sosial • Sistem big data untuk analisis media sosial • Studi kasus: Kampanye “Stop Berita Covid” • Bonus studi kasus: Hoaks ajakan demo “Jokowi End Game”

Views

Total views

355

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

0

Actions

Downloads

34

Shares

0

Comments

0

Likes

0

×