Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Gaya Menular (Contagious Styles)

Semua orang percaya adalah garam dan terang yang mempunyai potensi menularkan hidup kepada orang lain.
Kita dapat menular dengan efektif dengan menjadi diri sendiri dan membiarkan Tuhan bekerja melalui gaya kepribadian unik yang telah dirancangkan-Nya bagi kita masing-masing.

6 Gaya Kepribadian Menular:
Tantangan/Direct: Petrus
Diskusi/Intellectual: Paulus
Kesaksian/Testimonial: Orang buta
Hubungan/Interpersonal): Matius
Undangan/Invitational: Perempuan Samaria
Pelayanan/Serving: Dorkas

  • Soyez le premier à commenter

Gaya Menular (Contagious Styles)

  1. 1. Sumber: BECOMING A CONTAGIOUS CHRISTIAN (Bill Hybels & Mark Mittelberg)
  2. 2. Semua orang percaya adalah garam dan terang yang mempunyai potensi menularkan hidup kepada orang lain. Kita dapat menular dengan efektif dengan menjadi diri sendiri dan membiarkan Tuhan bekerja melalui gaya kepribadian unik yang telah dirancangkan-Nya bagi kita masing-masing.
  3. 3. Petrus (Kis 2)
  4. 4. Petrus (Kis 2) Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. (2Tim 4:2)
  5. 5. • Terus terang • Langsung • Berani • Percaya diri • Memiliki pandangan dan keyakinan kuat
  6. 6. • Mintalah hikmat Roh Kudus agar peka situasi dan bijaksana. • Dengarkanlah lebih dahulu sebelum memberi tahu apa yang mereka perlu dengarkan. • Hindarilah menuduh atau membuat rasa bersalah pada orang ketika memberi tantangan.
  7. 7. Paulus (Kis 17)
  8. 8. Paulus (Kis 17) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus. (2Kor 10:5)
  9. 9. • Analitis • Logis • Ingin tahu • Suka berdiskusi • Lebih memperhatikan apa yang dipikirkan orang daripada apa yang dirasakan mereka
  10. 10. • Hindarkanlah berkutat pada diskusi hal-hal akademis, argumentasi, dan pembuktian tanpa berusaha memahami akar keberatannya. • Ingatlah bahwa sikap sama pentingnya dengan informasi. • Hindarilah debat kusir.
  11. 11. Orang buta (Yoh 9)
  12. 12. Orang buta (Yoh 9) Apa yang telah kami lihat dan telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. (1Yoh 1:3a)
  13. 13. • Membuka diri apa adanya • Komunikator yang jelas • Takjub pada cara Tuhan dalam menjangkaunya • Melihat keterkaitan kisah hidup Anda dengan kisah hidup orang lain
  14. 14. • Buatlah kisah Anda tetap segar dengan membagikan hal-hal terkini tentang perjalanan rohani Anda dengan Tuhan. • Janganlah berhenti dengan hanya menceritakan kisah Anda. Tantanglah mereka untuk mempertimbangkan penerapannya dalam hidup mereka. • Hindarilah meremehkan nilai cerita Anda karena tampaknya biasa-biasa saja. Cerita yang kelihatan biasa seringkali adalah yang paling berhubungan dengan kehidupan banyak orang.
  15. 15. Matius (Luk 5:29)
  16. 16. Matius (Luk 5:29) Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin menyelamatkan beberapa orang dari antara mereka. (1Kor 9:22)
  17. 17. • Berkepribadian hangat • Suka ngobrol • Bersahabat • Peka terhadap kebutuhan orang • Berfokus pada orang dan hubungan
  18. 18. • Ciptakan dan rencanakan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang baru (acara pertemuan, olah raga, internet, dll.). Dalam situasi ini gaya Anda paling berkembang. • Hindarkanlah menghargai persahabatan lebih dari menyatakan kebenaran yang memerdekakan. • Janganlah terlalu kewalahan dengan besarnya kebutuhan teman Anda. Lakukanlah apa yang Anda bisa, serahkanlah semua pada Tuhan.
  19. 19. Perempuan Samaria (Yoh 4)
  20. 20. Perempuan Samaria (Yoh 4) Lalu tuan itu berkata, “Pergilah ke jalan-jalan raya dan lorong-lorong di luar kota, dan desaklah orang-orang datang, supaya rumah saya penuh.” (Luk 14:23 BIS)
  21. 21. • Ramah • Persuasif • Berkomitmen (meyakini hal-hal yang di dalamnya ia terlibat) • Memandang acara-acara penjangkauan sebagai kesempatan yang unik
  22. 22. • Janganlah selalu menggantungkan diri pada orang lain untuk menjelaskan kebenaran. Anda perlu selalu siap sedia (1Pet 3:15). • Pertimbangkanlah dengan doa dan kehati-hatian ttg acara yang akan Anda minta hadiri. Tempatkan diri Anda pada situasi orang yang Anda ajak. • Janganlah tawar hati ketika orang menolak undangan Anda. Mungkin lain waktu mereka bersedia.
  23. 23. Dorkas (Kis 9)
  24. 24. Dorkas (Kis 9) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. (Mat 5:16)
  25. 25. • Menunjukkan kasih melalui tindakan nyata • Melihat kebutuhan, senang memenuhinya • Rendah hati • Memaknai tugas yang remeh- temeh
  26. 26. • Sebagaimana “perkataan tidak dapat menggantikan perbuatan” demikian juga “perbuatan tidak dapat menggantikan perkataan” (Rm 10:14). • Janganlah memandang remeh nilai pelayanan Anda. Gaya inilah yang dapat menjangkau orang yang paling negatif dan keras hati terhadap Tuhan. Tindakan kasih sulit ditolak dan tidak dapat didebat. • Bijaksanalah menentukan berapa banyak Anda dapat melayani secara realistis tanpa mengabaikan diri/keluarga Anda.
  27. 27.  Gaya kepribadian menular Anda, dan mengapa Anda merasa demikian.  Satu gagasan untuk mengembangkan gaya kepribadian menular Anda. Bagikanlah dalam kelompok kecil (bertiga):
  28. 28.  Besi yang saling digosokkan akan menjadi semakin tajam.  Yang dapat menajamkan besi adalah besi.  Besi tidak dapat menajamkan besi lain dari jauh—besi itu harus bersentuhan dengan besi lain!

    Soyez le premier à commenter

    Identifiez-vous pour voir les commentaires

  • rudhychrist

    Jul. 22, 2017
  • ongkyola

    Mar. 13, 2020

Semua orang percaya adalah garam dan terang yang mempunyai potensi menularkan hidup kepada orang lain. Kita dapat menular dengan efektif dengan menjadi diri sendiri dan membiarkan Tuhan bekerja melalui gaya kepribadian unik yang telah dirancangkan-Nya bagi kita masing-masing. 6 Gaya Kepribadian Menular: Tantangan/Direct: Petrus Diskusi/Intellectual: Paulus Kesaksian/Testimonial: Orang buta Hubungan/Interpersonal): Matius Undangan/Invitational: Perempuan Samaria Pelayanan/Serving: Dorkas

Vues

Nombre de vues

642

Sur Slideshare

0

À partir des intégrations

0

Nombre d'intégrations

0

Actions

Téléchargements

80

Partages

0

Commentaires

0

Mentions J'aime

2

×